Artikel
Bencana Tanah Bergerak di Dukuh Wanasari, Rumah Milik Warga Ambruk
Beji, 3 Agustus 2025 — Sebuah peristiwa bencana alam tanah bergerak terjadi di Dukuh Wanasari RT 01 RW 01, Desa Beji, Kecamatan Pandanarum, pada Minggu, 3 Agustus 2025, sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, sebuah rumah milik warga atas nama Bapak Wahyudin mengalami kerusakan cukup parah di bagian dapur dan sekitarnya.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula dari hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Desa Beji sejak pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB. Hujan yang berlangsung cukup lama tersebut menyebabkan pergerakan tanah di wilayah Dukuh Wanasari, yang memang merupakan daerah rawan longsor dan pergeseran tanah. Rumah milik Bapak Wahyudin (32 tahun), yang berada tepat di atas area tanah bergerak, tidak mampu menahan tekanan pergeseran tanah, sehingga bagian dapur rumah ambruk, disertai kerusakan pada tembok dan perabot rumah tangga.
Dampak Kejadian
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, rumah yang dihuni oleh 6 jiwa tersebut mengalami kerusakan signifikan, meliputi:
-
Ambruknya bagian dapur rumah
-
Tembok rumah hancur
-
Perabot rumah tangga pecah dan rusak
-
Tanah sekitar lokasi mengalami retakan cukup serius
Kebutuhan Mendesak
Untuk mendukung pemulihan dan kenyamanan sementara bagi keluarga terdampak, terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang perlu segera dipenuhi:
-
Terpal untuk pelindung sementara
-
Asbes atau seng untuk atap darurat
-
Calsebot (semen instan) untuk perbaikan darurat
-
Perabot rumah tangga
-
Logistik permakanan bagi keluarga terdampak
Tindak Lanjut dan Asesmen
Sesaat setelah kejadian, petugas asesmen dari unsur relawan sosial dan pemerintahan desa segera melakukan pendataan dan observasi lapangan. Petugas yang telah turun ke lokasi adalah:
-
Santo (TKSK / TAGANA Kabupaten)
-
Mujianto (Kepala Dusun Beji Kulon)
Pemerintah Desa Beji bersama unsur terkait tengah melakukan koordinasi lanjutan untuk mengupayakan bantuan darurat dan pemulihan rumah korban, serta mengantisipasi potensi bencana lanjutan, mengingat wilayah Dukuh Wanasari tergolong rentan terhadap pergerakan tanah.
Imbauan
Masyarakat Desa Beji, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kepada pemerintah desa apabila terdapat tanda-tanda tanah bergerak atau longsor di sekitar tempat tinggal.