Dusun Situkung, Desa Pandanarum, mengalami bencana tanah longsor yang memaksa puluhan warga mengungsi ke tempat aman. Saat ini, warga ditempatkan di salah satu bangunan umum yang dialihfungsikan menjadi lokasi pengungsian darurat.
Di dalam ruang pengungsian, tampak warga dari berbagai usia berkumpul—mulai dari balita, ibu-ibu, hingga lansia. Mereka beristirahat di atas matras dan alas seadanya, dikelilingi barang-barang pribadi yang berhasil diselamatkan. Suasana cukup padat, namun tetap tertata agar setiap keluarga mendapat ruang yang layak.
Anak-anak terlihat mencoba tetap ceria dengan bermain bersama, meski dalam keterbatasan. Sementara para orang tua berupaya menjaga kenyamanan keluarga masing-masing di tengah kondisi yang serba prihatin.
Relawan dan Pemerintah Desa Beji terus memastikan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, obat-obatan, serta perlengkapan bayi dapat terpenuhi. Dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun masyarakat, sangat membantu memperingan beban para pengungsi.
Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan. Pemerintah desa terus berkoordinasi untuk penanganan lanjutan, termasuk pendataan kerusakan dan upaya pemulihan lingkungan.
Harapannya, kondisi segera membaik sehingga warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman. Untuk sementara, solidaritas dan kepedulian menjadi kekuatan utama warga Dusun Situkung dalam menghadapi masa sulit ini.