Pada hari Kamis, 25 September 2025, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Aplikasi Sengkuyung 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung BPPKAD Kabupaten Banjarnegara dan diikuti oleh perwakilan pemerintah desa, termasuk dari Desa Beji yang diwakili oleh Sekretaris Desa.
Sengkuyung adalah sebuah aplikasi digital yang digunakan untuk mendukung penagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan koordinasi antara pemerintah desa, petugas pajak daerah, dan masyarakat dalam memastikan kewajiban pajak kendaraan dapat dibayarkan tepat waktu.
Melalui Sengkuyung, pemerintah desa dapat:
Mengakses data wajib pajak kendaraan bermotor di wilayahnya.
Menyampaikan informasi dan mengingatkan masyarakat terkait tagihan pajak kendaraan.
Melaporkan progres pembayaran pajak kepada BPPKAD secara lebih cepat dan akurat.
Dengan sistem digital ini, transparansi dan akuntabilitas penagihan pajak semakin meningkat, sekaligus membantu optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banjarnegara.
Dalam kegiatan evaluasi tahun 2025, peserta mendapatkan paparan terkait:
Capaian penerimaan pajak kendaraan bermotor melalui Aplikasi Sengkuyung.
Identifikasi kendala lapangan, misalnya keterlambatan pembayaran, kurangnya pemahaman masyarakat tentang aplikasi, atau kendala teknis penggunaan.
Strategi peningkatan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih taat membayar pajak kendaraan.
Rencana pengembangan fitur aplikasi, seperti sistem notifikasi pembayaran dan akses laporan real-time bagi pemerintah desa.
Sekretaris desa sebagai perwakilan dari Desa Beji turut aktif dalam sesi diskusi dengan menyampaikan pengalaman lapangan serta memberikan masukan mengenai bagaimana aplikasi ini dapat lebih efektif membantu aparat desa dalam melakukan penagihan.
Melalui evaluasi ini, diharapkan pemanfaatan Aplikasi Sengkuyung dapat semakin optimal sehingga penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Banjarnegara terus meningkat. Selain itu, aplikasi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak kendaraan sebagai kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Dengan adanya evaluasi berkala, Aplikasi Sengkuyung tidak hanya berfungsi sebagai alat administrasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah desa, BPPKAD, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan pajak yang lebih modern dan transparan.