Beji, 30 Juni 2026 – Pemerintah Desa Beji, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Tahun 2026 yang bertempat di Balai Desa Beji pada Selasa (30/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memastikan data sosial ekonomi masyarakat desa tersusun secara akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah.
Musyawarah Desa ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa Beji, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, kepala dusun, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat menghasilkan data yang benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Camat Pandanarum dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Pandanarum. Keduanya menyampaikan materi terkait kebijakan, mekanisme, serta tahapan pelaksanaan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai instrumen utama dalam mendukung program perlindungan sosial dan pembangunan yang tepat sasaran.
Dalam paparannya, Camat Pandanarum menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam proses pemutakhiran data. Menurutnya, validitas data merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan program bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa.
Sementara itu, perwakilan TKSK Kecamatan Pandanarum menjelaskan secara teknis mengenai kriteria, mekanisme verifikasi dan validasi data, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat. Melalui proses musyawarah ini, diharapkan seluruh data yang dihimpun dapat mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara aktual dan objektif.
Kepala Desa Beji dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musdes Pemutakhiran DTSEN merupakan bentuk komitmen Pemerintah Desa Beji dalam mendukung program pemerintah pusat untuk mewujudkan satu data sosial ekonomi nasional yang terintegrasi dan berkualitas.
"Data yang akurat merupakan pondasi pembangunan yang efektif. Melalui Musdes ini, kita bersama-sama memastikan bahwa setiap data yang disampaikan benar, valid, dan dapat menjadi dasar bagi kebijakan yang tepat sasaran," ungkap Kepala Desa Beji.
Pelaksanaan Musdes berlangsung dengan tertib, partisipatif, dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai masukan, usulan, serta hasil verifikasi dari masing-masing wilayah dusun menjadi bahan penting dalam penyempurnaan data yang akan diinput ke dalam sistem DTSEN.
Dengan terselenggaranya Musyawarah Desa Pemutakhiran DTSEN Tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Beji berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola data yang lebih baik, transparan, dan akuntabel, sehingga program-program pembangunan dan perlindungan sosial di masa mendatang dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
"Data Akurat, Kebijakan Tepat, Masyarakat Sejahtera."