BEJI, PANDANARUM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pandanarum sejak Rabu (29/04/2026) mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Desa Beji. Longsoran tebing setinggi kurang lebih 7 meter tersebut sempat melumpuhkan akses jalan utama kabupaten yang melintasi desa tersebut.
Titik longsor tepat berada di wilayah RT 04/01 Desa Beji, atau tepat di depan rumah Bapak Parto. Material tanah dan bebatuan menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Merespons kejadian tersebut, pada Kamis pagi (30/04/2026), puluhan warga Desa Beji tepatnya di Dusun Beji Kulon yang dimotori Kepala Dusun Beji Kulon Bapak Mujianto bergerak cepat melaksanakan aksi gotong royong. Dengan menggunakan alat seadanya seperti cangkul dan sekop, warga bahu-membahu menyingkirkan material tanah yang menimbun aspal.
"Hujan memang sangat lebat sejak kemarin sore. Karena tebing di depan rumah Pak Parto cukup tinggi dan labil, akhirnya longsor menutup jalan. Pagi ini kami bersama warga langsung turun ke lapangan agar akses jalan bisa segera terbuka kembali," ujar Bapak Mujianto, Kepala Dusun 1 Desa Beji yang berada di lokasi.
Aksi solidaritas khas masyarakat pedesaan ini membuahkan hasil. Setelah beberapa jam bekerja keras, material longsor berhasil dibersihkan dan jalan kembali bisa dilalui oleh kendaraan. Meski demikian, para pengguna jalan dihimbau untuk tetap waspada saat melintasi area tersebut, terutama saat cuaca ekstrem kembali terjadi, mengingat kondisi tanah yang masih basah dan licin.